kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Terancam Delisting, Waskita Karya (WSKT) Fokus Benahi Fundamental Kinerja


Kamis, 20 Agustus 2026 / 19:40 WIB
Terancam Delisting, Waskita Karya (WSKT) Fokus Benahi Fundamental Kinerja
ILUSTRASI. Waskita Karya (WSKT) (Dok/WSKT)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) berpotensi terdepak dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam pengumuman sebelumnya, BEI mencatat WSKT sebagai salah satu emiten yang berpotensi mengalami penghapusan saham secara paksa atau forced delisting, menyusul penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) yang telah berlangsung dalam jangka waktu panjang.

Direktur Keuangan WSKT Wiwi Suprihatno menegaskan perseroan masih menargetkan untuk mempertahankan statusnya sebagai perusahaan tercatat di BEI. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan membenahi kondisi fundamental perusahaan secara menyeluruh.

Baca Juga: FUTR Siapkan Investasi US$ 120 Juta untuk Proyek Geothermal Baturaden

Adapun fokus utama WSKT saat ini dalam rangka perbaikan kinerja adalah penurunan utang. Sejak Desember 2023, total utang telah turun 20,8%, dari sekitar Rp 84 triliun menjadi Rp 66,5 triliun.

"Restrukturisasi perbankan Master Restructuring Agreement (MRA) dan obligasi serta divestasi ruas jalan tol menjadi faktor utama dalam penurunan utang tersebut. Waskita juga telah sukses dalam menyelesaikan utang vendor past due serta utang pajak past due sejak tahun 2023," kata Wiwi kepada Kontan, Kamis (20/8/2026).

Di sisi tata kelola operasional, Waskita turut menerapkan prinsip Governance, Risk, dan Compliance (GRC) secara menyeluruh dalam setiap pengambilan keputusan perusahaan. Salah satu implementasinya tercermin dari proses seleksi kontrak-kontrak baru yang kini dilakukan berbasis risiko.

"Waskita berharap penurunan kewajiban yang telah dilakukan oleh Perusahaan menjadi titik penting dalam menciptakan kegiatan operasional Waskita yang lebih sustainable," tambah Wiwi.

Baca Juga: Yupi Indo (YUPI) Bagi Dividen Interim Rp 145,38 Miliar, Cek Jadwalnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×