Reporter: Yuliana Hema | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) melaporkan telah menyerap 240.000 saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) dalam pelaksanaan penawaran tender wajib alias mandatory tender offer (MTO).
Melansir keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Kamis (23/7), hanya dua pemegang saham yang mengikuti tender offer wajib. Keduanya menjual total 240.000 saham atau setara 0,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh PADA.
Pemegang saham tersebut adalah Salikim yang melepas 30.000 saham dan William Chaiyadi yang menjual 210.000 saham. Kedua transaksi tersebut menjadi seluruh saham yang diserap INET selama pelaksanaan tender offer wajib.
Baca Juga: Dapat Restu, INET Perluas Lini Usaha Perdagangan Perangkat Telekomunikasi
Sebelumnya, INET menawarkan pembelian hingga 900 juta saham atau sekitar 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh PADA. Harga penawaran ditetapkan Rp 63 per saham dengan nilai maksimum transaksi mencapai Rp 56,7 miliar.
Minimnya saham yang masuk dalam tender offer membuat perubahan kepemilikan INET di PADA relatif terbatas. Kepemilikan perseroan meningkat dari 53,57% menjadi 53,58% setelah penyelesaian transaksi pada 21 Juli 2026.
Seperti diketahui, INET resmi menjadi pemegang saham pengendali PADA setelah menuntaskan akuisisi pada 2 Februari 2026. Di mana, INET mencaplok 1,68 miliar atau 53,57% saham PADA yang dimiliki Koperasi Pegawai Indosat (Kopindosat).
Baca Juga: Sinergi Inti (INET) Garap Bisnis Kabel Laut Antarpulau & ASEAN, Gandeng FiberHome
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














