Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah kembali melemah menembus level Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip data Bloomberg, Kamis (2/4/2026), rupiah ditutup melemah 0,11% ke level Rp 17.002 per dolar AS.
Rupiah tertekan penguatan dolar AS. Mata uang dolar AS menguat terhadap mata uang utama pada Kamis, setelah pidato terbaru Presiden AS Donald Trump tentang Iran menghancurkan harapan akan berakhirnya konflik Timur Tengah dengan cepat dan merusak sentimen investor.
Baca Juga: Laba Gudang Garam (GGRM) Melonjak 58,69% Jadi Rp 1,55 Triliun pada 2025
Dalam pidato yang sangat dinantikan, Trump berjanji akan melakukan serangan yang lebih agresif terhadap Iran dalam dua hingga tiga minggu ke depan, tanpa menawarkan jadwal konkret untuk mengakhiri perang yang telah mengguncang investor dan pasar.
Investor dengan cepat keluar dari aset berisiko dan membeli dolar AS, mendorong yen, euro, poundsterling, dan sebagian besar mata uang pasar negara berkembang turun.
Seperti dilansir Reuters, indeks dolar, yang mengukur nilai dolar AS terhadap sekeranjang mata uang, naik hampir 0,5% ke level level 100 pada Kamis (2/4/2026), karena perdagangan aset aman kembali aktif.
Baca Juga: Rupiah Kembali Tertekan ke Rp 17.019 Per Dolar AS di Tengah Hari Ini (2/4)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













