kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Telkom (TLKM) akan bangun data center, berikut rekomendasi analis


Kamis, 28 November 2019 / 18:45 WIB
ILUSTRASI. Layanan IndiHome Fiber dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau Telkom TLKM yang menggunakan jaringan fiber optik. kabel optik; serat optik. Indi Home


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Ia merekomendasikan investor untuk beli saham TLKM dengan target harga untuk tiga bulan ke depan Rp 4.300 per saham. Dalam penutupan perdagangan Kamis (28/11), saham TLKM ditutup melemah 1,55% ke level Rp 3.820 per saham.

Sebelumnya, Tekom menargetkan pendapatan tahun ini masih bisa bertumbuh meski tidak tinggi. “Masih tumbuh, mungkin mid single digit,” katanya ketika ditemui di Jakarta, Kamis (28/11). 

Baca Juga: IHSG dibuka melemah pada awal perdagangan Kamis (28/11)

Sampai kuartal III 2019, pendapatan TLKM tumbuh tipis 3,46% menjadi Rp 102,63 triliun jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Meski begitu TLKM mencatatkan kenaikan laba bersih 15,67% secara tahunan menjadi Rp 16,46 triliun per kuartal III-2019.

Hal ini sejalan dengan earnings before interest tax depreciation amortization (EBITDA) Telkom yang naik 11,4% secara year on year (yoy) menjadi Rp 50 triliun.

Adapun pendapatan Data, Internet & IT Services menjadi kontributor pendapatan terbesar, yakni 59,1%. Pendapatan segmen ini tumbuh 17,8% yoy menjadi Rp 60,6 triliun. Hal ini terutama didorong oleh perfoma bisnis mobile digital Broadband dan IndiHome yang terus meningkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×