kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.972   59,00   0,33%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Tata lego 30% saham Bumi Resources US$ 500 juta


Sabtu, 01 Februari 2014 / 10:34 WIB
ILUSTRASI. Hingga 9 September 2022, Saham Ini Sudah Beri Untung Terbesar, Saatnya Jual atau Beli


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

MUMBAI. Tata Power asal India mengumumkan penjualan sahamnya yang ada di dua perusahaan tambang batubara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di Indonesia. Saham yang dijual itu mencapai nilai US$ 500 juta atau 30% dari seluruh saham Bumi Resources.

Sebelumnya, Tata mengakuisisi 30% saham di dua unit tambang batubara milik Bumi Resources, yaitu; PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin). Perusahaan juga telah menandatangani perjanjian dengan salah satu perusahaan Group Bakrie untuk menjual saham itu.

"Kondisi harga batubara saat ini memberikan tantangan bagi sektor pertambangan batu bara,” kata Anil Sardana, managing director Tata Power seperti yang dikutip KONTAN dari Business-standard, Sabtu (1/2).

Perlu diketahui, batubara menjadi sumber penting bagi Tata Power untuk menghidupkan pembangkit listrik sebesar 4.000 Mw yang ada di Mundra, Gujarat. Walaupun menjual sahamnya di perusahaan batubara di Indonesia, namun perusahaan menjamin pasokan batubara tidak mempengaruhi pasokan ke pembangkitnya.

Perlu diketahui, Tata Power mengakuisisi perusahaan tambang di Indonesia awal tahun 2007 lalu. Saat itu perusahaan berencana membangun 7.000 Mw pembangkit listrik di India. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×