kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Target Profitabilitas GOTO Dihadang Persaingan Bisnis


Kamis, 07 September 2023 / 20:14 WIB
Target Profitabilitas GOTO Dihadang Persaingan Bisnis
ILUSTRASI. GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) terus berkomitmen meningkatkan kinerja bottom line guna mencapai profitabilitas.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus berkomitmen meningkatkan kinerja bottom line guna mencapai profitabilitas.

Deputy Head of Research Sucor Sekuritas Paulus Jimmy menilai, komitmen tersebut akan terus berlanjut guna mencapai adjusted EBITDA positif pada kuartal IV 2023. Meski begitu, dia melihat ada potensi kenaikan beban kompensasi pada kuartal III 2023 karena perhitungan kompensasi untuk karyawan perusahaan berupa saham atau opsi saham atau Stock Based Compensation (SBC).

Di sisi lain, Paulus juga melihat efisiensi GOTO akan menghadapi tantangan dari kompetitor, khususnya biaya marketing dan promosi. Sebab dia melihat kompetitor mulai terlihat gencar menggeber promo.

Paulus mencontohkan Shopee yang mempercepat investasi pertumbuhan, bahkan meskipun menimbulkan kerugian. Pada kuartal II 2023 adjusted EBITDA Shopee turun 28%, sementara pendapatan hanya tumbuh 2% secara kuartalan (QoQ).

Baca Juga: IHSG Melemah ke 6.954 Hari Ini Kamis (7/9), Saham Bank Banyak Dijual Asing

Namun, dia tetap melihat sejumlah katalis yang dapat mendorong prospek GOTO. "Terutama dari keseimbangan antara pertumbuhan, monetisasi bisnis, dan jalan menuju profitabilitas," ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (7/9).

Selain itu, GOTO juga masih berpotensi mendapatkan angin segar dari isu penolakan TikTok untuk berbisnis media sosial dan e-commerce secara bersamaan. Menurut Paulus, jika memang akan dilarang maka akan menjadi katalis positif bagi GOTO.

Dia berharap pertimbangan pemerintah dalam pelarangan TikTok berjualan disampaikan dengan jelas. "Karena takutnya akan disalahartikan sebagai keputusan yang berat sebelah dan tidak kondusif bagi iklim investasi di Indonesia lantaran TikTok baru beberapa waktu lalu mengumumkan komitmen investasi besar-besaran di Indonesia," terang dia.

Baca Juga: OCBC Sekuritas Inisiasi Buy Saham Gojek Tokopedia (GOTO), Cermati Alasannya

Namun dengan belum jelasnya hal tersebut, Paulus memperkirakan saham GOTO masih akan bergejolak. Terutama ketika para pesaing mengumumkan strategi jelang akhir tahun.

Sucor Sekuritas merekomendasikan hold saham GOTO dengan harga wajar di Rp 92 per saham.

Selanjutnya: Kemitraan Olsera & AstraPay Resmi Diluncurkan untuk Percepatan Digitalisasi UMKM

Menarik Dibaca: Cara Menambah dan Ganti Akun di Instagram dengan Mudah, Bisa Login Lebih dari 1 Akun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×