kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Target inflasi Jepang 2%, yen kembali lunglai


Kamis, 10 Januari 2013 / 08:43 WIB
ILUSTRASI. Promo Richeese Factory "Flash Sale" 3 Fire Chicken harga promo, mulai Rp 50.000 di outlet tertentu.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menegaskan, Bank of Japan harus mematok target inflasi di level 2% dalam pertemuan yang berlangsung hari ini (10/1). Ini merupakan pertemuan rutin panel pertama yang mempertemukan pemerintah dan pejabat bank sentral.

Abe bilang, pemerintah dan BOJ harus mempererat kerjasama untuk mencapai target tersebut.

Pernyataan Abe cukup efektif menyeret pelemahan yen Jepang. Pagi ini, yen ditransaksikan mendekati level terlemah dalam 2,5 tahun terakhir terhadap dollar AS.

Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.58 waktu Tokyo, yen keok 0,3% menjadi 88,13 per dollar dari posisi kemarin di mana yen keok 0,9%. Pada 4 januari lalu, posisi yen menyentuh level 88,41 per dollar yang merupakan posisi terlemah sejak Juli 2010.

Jika berhadapan dengan euro, yen juga melemah 0,2% menjadi 115,04 per euro. Sedangkan euro melemah 0,1% menjadi US$ 1,3054.

"Tren pelemahan yen jangka panjang belum berubah. BOJ boleh jadi tidak memiliki pilihan dan harus menyetujui target inflasi 2%. Dan sangat mungkin mereka akan menggelontorkan quantitative easing tambahan," jelas Noriaki Murao, managing director Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd di Tokyo.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×