kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Tahun lalu, Mitra Adiperkasa (MAPI) catat pendapatan bersih menurun 31,4%


Senin, 19 April 2021 / 06:00 WIB


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Yudho Winarto

Ratih mengatakan total penjualan MAPI di kuartal IV Juga meningkat secara signifikan dibanding kuartal sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya pembukaan kembali pusat perbelanjaan secara bertahap dan momentum dari strategi Unified Retail yang berpusat pada program loyalty MAP CLUB.

“Program MAP CLUB kami secara signifikan meningkatkan penjualan di kuartal IV dengan cara menargetkan para pelanggan terbaik kami dan menawarkan kenyamanan serta pilihan dalam berbelanja baik secara offline maupun online,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (18/4).

Ratih menambahkan persentase penjualan pada kuartal IV berasal dari kontribusi anggota MAP CLUB dan tercatat nilai penjualannya terus meningkat seiring dengan upaya MAPI menganalisa data untuk memaksimalkan program loyalty secara lebih menyeluruh.

Baca Juga: Setelah merugi dua kuartal, Mitra Adiperkasa (MAPI) cetak laba di kuartal IV 2020

Sementara tingkat inventory per akhir Desember 2020 tercatat turun 12,6% dibanding pada akhir kuartal ke-3 seiring dengan meningkatnya permintaan pada musim liburan untuk produk baru MAP yang melampaui ekspektasi internal.

Adapun ia memprediksikan dalam membangun program loyalty MAP CLUB dinilai akan berperan penting untuk kembali mencapai pertumbuhan positif.

“Dengan kekuatan strategi multi-channel Unified Retail yang unik bagi para pelanggan, baik online maupun offline, kami terus melihat kesempatan untuk meningkatkan pangsa pasar dan pertumbuhan yang menguntungkan di tahun 2021," tutur Ratih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×