kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.522   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tahun depan, PP Properti akan menggelar IPO


Selasa, 01 April 2014 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Intip Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini, Selasa 8 November 2022./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/26/09/2022.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Sepertinya, emiten konstruksi pelat merah tengah berlomba-lomba mengantarkan anak usahanya melantai di bursa saham.

Kini, giliran anak usaha PT PP (Persero) Tbk (PTPP), yakni PT PP Properti yang dipersiapkan menggelar initial public offering (IPO). "Targetnya kuartal I tahun depan," ujar Tumiyana, Direktur Keuangan PTPP kepada KONTAN, (1/4).

Dia menambahkan, PP Properti direncanakan akan melepas sekitar 30% saham dengan target perolehan dana sebesar Rp 1,5 triliun. Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan PTPP periode 2013, aset yang dimiliki PP Properti sebesar Rp 1,44 triliun.

"Perolehan dana hasil IPO akan kami fokuskan untuk pengembangan bisnis PP Properti sendiri," pungkas Tumiyana. Tambahan saja, beberapa proyek yang sudah dikerjakan PP Properti adalah, Grand Kamala Lagoon Bekasi senilai Rp 11 triliun.

Disamping itu, juga ada proyek Tanjung Duren Jakarta senilai Rp 3 triliun, Grand Sungkono Lagoon Surabaya senilai Rp 5 triliun, Bukit Permata Puri Semarang senilai Rp 146 miliar dan Gunung Putri Bogor senilai Rp 750 miliar.

Proyek-proyek tersebut diproyeksikan akan mendorong penjualan PP Properti sekitar Rp 1,9 triliun per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×