kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.999   36,00   0,20%
  • IDX 5.749   53,57   0,94%
  • KOMPAS100 745   10,04   1,36%
  • LQ45 565   7,89   1,42%
  • ISSI 199   0,96   0,48%
  • IDX30 320   4,64   1,47%
  • IDXHIDIV20 394   5,52   1,42%
  • IDX80 85   1,15   1,38%
  • IDXV30 107   1,05   0,99%
  • IDXQ30 103   1,31   1,28%

Tahun depan, BEI targetkan rata-rata nilai transaksi harian saham Rp 9 triliun


Kamis, 25 Oktober 2018 / 12:41 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan rata-rata nilai transaksi harian saham di tahun 2019 naik menjadi Rp 9 triliun dengan total jumlah hari bursa sebanyak 244 hari.

"Target nilai transaksi ini didasarkan pada asumsi stabilitas ekonomi Indonesia di atas 5%, kemudian adanya proyeksi peningkatan junlah partisipasi dan aktivitas transaksi investor di tahun depan," kata Inarno Djayadi, Direktur Utama BEI, Kamis (25/10).

Target rata-rata nilai transaksi harian saham ini juga didasari dari beberapa kegiatan yang akan berjalan seperti implementasi percepatan siklus penyelesaian transaksi T+2 pada kuartal IV-2018 yang akan datang.

Beberapa asumsi indikator makroekonomi 2019 menjadi acuan BEI seperti pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% hingga 5,4% dengan laju inflasi 3,5%. Adapun prediksi suku bunga BI 7 day repo rate berada pada kisaran 5% hingga 5,5%, sementara rata-rata suku bunga deposito 5,5% hingga 6,5% dan rata-rata rupiah sebesar Rp 14.400 per dollar Amerika Serikat.

BEI masih optimis dengan rata-rata nilai transaksi harian saham ini meski dalam dua minggu terakhir, rata-rata nilai transaksi justru menurun. Pasalnya, secara year to date (ytd) rata-rata nilai transaksi harian saham masih mencapai Rp 8,5 triliun.

Menurut Inarno, secara historis, implementasi T+2 akan meningkatkan rata-rata nilai transaksi. Selain itu, Pemilu yang hanya satu putaran diramal menjadi sentimen positif pula untuk mendukung rata-rata transaksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×