kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Surya Semesta konservatif melihat tahun depan


Kamis, 30 November 2017 / 20:47 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) melihat masih banyak tantangan yang akan dihadapi sektor kawasan industri tahun depan. Manajemen memprediksi, kinerja keuangan tahun depan akan cenderung mendatar.

"Relatif flat, tapi juga tidak turun," ujar Head of Investor Relations SSIA, Kamis (30/11).

Menurutnya, bisnis kawasan industri bergantung pada sektor konsumsi. Selama sektor ini masih banyak tekanan, maka efeknya akan berimbas pada kawasan industri. Pasalnya, ekspansi akan terhambat sehingga kebutuhan untuk lahan industri juga menurun.

Dari segi laba bersih, Erlin belum bisa memberikan target. Namun, ia memastikan akan ada penurunan pada tahun depan.

"Karena tahun ini ada laba yang berasal dari divestasi Cipali," imbuhnya.

Perolehan atas divestasi tersebut sudah tidak dicatatkan lagi ke pembukuan SSIA tahun depan. Pencatatnya sudah lebih dulu dilakukan pada pembukuan semester II tahun ini. Pada periode tersebut, lama bersih SSIA melesat 12 kali lipat secara tahunan menjadi Rp 1,2 triliun.

Hingga kuartal III-2017, SSIA memperoleh pendapatan Rp 2,35 triliun, turun 22% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 3,01 miliar. Manajemen masih optimistis mampu mengejar sisa Rp 1,2 triliun untuk memenuhi target Rp 3,5 triliun hingga akhir tahun nanti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×