kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Sunindo Pratama (SUNI) Suntik Modal ke Anak Usaha Rp 13,2 Miliar


Selasa, 02 September 2025 / 19:40 WIB
Sunindo Pratama (SUNI) Suntik Modal ke Anak Usaha Rp 13,2 Miliar
ILUSTRASI. PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mengumumkan peningkatan modal disetor sebesar Rp 13,2 Miliar ke entitas anak PT Petro Synergy Manufacturing (PSM).


Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) mengumumkan peningkatan modal disetor sebesar Rp 13,2 Miliar ke entitas anak PT Petro Synergy Manufacturing (PSM).

Melansir keterbukaan informasi Selasa (2/9), melalui aksi tersebut, total kepemilikan saham SUNI yang semula 135 ribu lembar saham atau Rp 13,5 miliar meningkat menjadi 267 ribu lembar saham atau sebesar Rp 26,7 miliar.

"Peningkatan penyertaan saham ini sekaligus untuk mempertahankan kepemilikan saham SUNI ke dalam PSM sebesar 60%. Peningkatan modal ini dilaksanakan pada harqa par sehingga seluruh pemegang saham menyetorkan sebesar Rp 100 per saham," kata Direktur SUNI Freddy Soejandy di keterbukaan informasi, Selasa (2/9).

Freddy menyampaikan rencana peningkatan operasional PSM dilakukan untuk mengantisipasi tambahan permintaan dari pelanggan sehingga PSM diharapkan dapat membantu meningkatkan penjualan dan laba SUNI ke depannya.

Baca Juga: Laba Bersih Sunindo Pratama (SUNI) Turun 27% pada Kuartal II-2025, Ini Penyebabnya

"PSM telah memulai beroperasi secara komersial dan berencana untuk melakukan peningkatan kegiatan operasionalnya sehingga memerlukan tambahan modal kerja untuk melaksanakan rencana tersebut," tambah Freddy.

SUNI dan PSM merupakan pihak terafiliasi, sebab PSM merupakan anak usaha SUNI yang dikendalikan langsung melalui kepemilikan saham sebesar 60%.

Sebagai informasi tambahan, SUNI mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 27% secara tahunan (YoY) menjadi Rp 90 miliar pada kuartal II-2025.

Pelemahan kinerja ini utamanya disebabkan penurunan pendapatan dan volume penjualan tubing dan casing. Meski demikian, laba tersebut telah mencapai 43% dari target laba bersih tahunan SUNI.

Baca Juga: Sunindo Pratama (SUNI) Tebar Dividen Rp 50 Miliar, Cek Rekomendasi Sahamnya

Pendapatan usaha SUNI tercatat Rp 438 miliar, turun 16% YoY, dan setara 39% dari target pendapatan 2025. Penurunan sejalan dengan turunnya volume penjualan produk oil country tubular goods (OCTG), terutama tubing yang terkoreksi 20% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×