kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Sudah ada hitungan valuasi, Vale Indonesia (INCO) siap lakukan divestasi


Selasa, 23 Juli 2019 / 18:45 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Yudho Winarto

Tapi, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengatakan bahwa  secara internal pihaknya telah melakukan kajian untuk menyerap 20% saham INCO yang akan didivestasi. Bahkan, Inalum juga sudah melakukan penghitungan atas nilai valuasi saham INCO.

Meski tak menyebut angka pastinya, tapi Budi menaksir valuasi dari saham INCO yang akan didivestasi itu masih di bawah US$ 1,5 miliar. "Belum bisa kita share, tapi nggak segitu. Kita sudah hitung angkanya," kata Budi beberapa waktu lalu.

Menurut Budi, penghitungan atas valuasi saham INCO lebih mudah dilakukan dibandingkan saat menghitung saham PTFI. Hal itu lantaran berbeda dengan PTFI, INCO telah melantai di Bursa Efek Indonesia.

Budi pun menilai, perhitungan berdasarkan instrumen pasar modal bisa berjalan dengan mekanisme dan hasil yang lebih fair. "Pasar itu instrumen paling baik untuk menentukan harga, jadi market sudah merupakan mekanisme yang fair untuk menghitung valuasi perusahaan," ungkapnya.

Hanya saja, Budi menekankan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari Kementerian ESDM. Budi bilang, lead sector dari proses divestasi INCO ini berada di Kementerian ESDM, sehingga Inalum akan terlebih dulu menunggu keputusan dan penugasan dari Menteri ESDM.

"Itu wewenangnya Pak Menteri (Menteri ESDM Ignasius Jonan). Kalau Pak Jonan suruh, kita laksanakan, lead sector-nya kan ESDM," kata Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×