kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sudah ada 41 perusahaan yang IPO tahun ini, begini pendapat analis


Senin, 21 Oktober 2019 / 21:21 WIB
ILUSTRASI. PT Digital Mediatama Maxima Tbk resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (21/10).


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilanus Nico Demus mengatakan, emiten-emiten yang baru IPO dan harga saham-nya naik signifikan perlu diperhitungkan kembali, sampai kapan kenaikan harga saham tersebut dapat bertahan.

Pasalnya, menurut dia, untuk melihat prospek bisnis jangka panjang, emiten perlu memperhitungkan sektor bisnis serta kapitalisasi pasar perusahaan tersebut. Investor juga perlu menyandingkannya dengan visi bisnis pemerintah dan global.

Baca Juga: Bidik dana segar Rp 195 miliar, Putra Rajawali Kencana akan IPO akhir tahun

"Kalau sektor bisnis sesuai dengan pipeline pemerintah otomatis bisnisnya akan tumbuh," kata dia. Terlebih lagi, emiten-emiten yang baru IPO ini belum memiliki laporan keuangan yang cukup kuat untuk menjadi acuan investor. 

Jika melihat rencana pemerintah yang masih mengedepankan pembangunan infrastruktur, maka menurut Nico, emiten-emiten yang berkaitan dengan sektor ini berpeluang mencatatkan pertumbuhan bisnis yang prospektif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×