kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sterling gagal jaga posisi di hadapan greenback


Rabu, 25 November 2015 / 20:01 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Di saat The Fed semakin di atas angin dengan peluang kenaikan suku bunganya, Bank of England pun diterpa kemungkinan kenaikan suku bunga yang kian mengecil.

Efeknya, GBP/USD harus merunduk.

Mengutip Bloomberg, Rabu (25/11) pukul 17.35 WIB pairing GBP/USD pun tergelincir 0,15% di level 1,5061 dibanding hari sebelumnya.

Menurut Gema Goeyardi, Analis dan Direktur PT Astronacci International Futures dari sisi ekonomi Inggris, sterling sedang tidak diuntungkan.

Inflasi Inggris dua bulan berturut-turut mengempis.

Dalam laporan resminya, Biro Statistik Inggris (ONS) mengumumkan bahwa tingkat inflasi konsumen Inggris belum beranjak dari level musiman yang disesuaikan yakni -0,1% bulan Oktober lalu.

Angka tersebut sejalan dengan prediksi dan tidak berubah dibandingkan inflasi konsumen pada bulan September.

Untuk basis bulanan (MoM), CPI Inggris naik 0,1% pada bulan Oktober sesuai dengan prediksi dan setelah menurun 0,1% pada bulan sebelumnya.

“Ini mengindikasikan Inggris masih dibayangi deflasi sehingga menipiskan peluang kenaikan suku bunga Bank of England dalam waktu dekat,” jelas Gema.

Dengan itu, tidak heran sterling pun tertekan.

Sementara dari sisi USD masih ditopang oleh data GDP yang positif di kuartal tiga.

Data revisi GDP AS kuartal tiga 2015 dirilis positif naik dari 1,5% ke level 2,1%.

Di luar keadaan geopolitik global yang menjadikan USD bak primadona.

"Posisi GBP masih sulit untuk ungguli USD," tambah Gema.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×