kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Spekulasi stimulus moneter dongkrak bursa China


Senin, 04 Mei 2015 / 13:10 WIB
ILUSTRASI. Pekerja melakukan aktivitas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

BEIJING. Bursa China menguat dipimpin saham-saham perusahaan properti dan energi. Shanghai Composite Index naik 0,5% menjadi 4.463,63 pada pukul 1:30 p.m.

Penguatan saham yang terjadi di sektor properti menunjukan bahwa pasar real estate China sudah mulai pulih. Selain itu kenaikan indeks China terjadi seiring dengan menguatnya spekulasi kebijakan stimulus moneter yang akan dilakukan Pemerintah China untuk mendongkrak sektor manufaktur.

Shanghai property index mengukir rekor tertinggi setelah Soufun Holdings Ltd melaporkan  harga rumah di Beijing dan Shanghai menguat. Selain itu penguatan harga saham juga dicatatkan Huaneng Power International sebesar 10%.

Wu Kan, Manajer Keuangan Dragon Life Insurance Co mengatakan, pasar saat ini berharap adanya pemangkasan suku bunga dengan segera oleh bank sentral. "Bursa akan menuju titik resistance jika harapan itu bisa terjadi," katanya seperti dikutip Bloomberg, Senin (4/5).

Selain bursa China, penguatan juga terjadi di CSI 300 Index sebesar 0,4%. Hang Seng China Enterprises Index di Hong Kong juga menguat 0,4%, termasuk indeks Hang Seng sebesar 0,1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×