kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.913   13,00   0,07%
  • IDX 6.313   -27,49   -0,43%
  • KOMPAS100 833   -5,96   -0,71%
  • LQ45 631   -5,78   -0,91%
  • ISSI 217   -0,76   -0,35%
  • IDX30 355   -3,04   -0,85%
  • IDXHIDIV20 440   -3,24   -0,73%
  • IDX80 95   -0,76   -0,80%
  • IDXV30 118   -0,42   -0,35%
  • IDXQ30 114   -1,00   -0,87%

S&P 500 melemah karena kinerja tak sesuai harapan


Sabtu, 27 Oktober 2012 / 00:05 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung memindai kode QR melalui aplikasi PeduliLindungi sebelum memasuki Mall Kuningan City di Jakarta. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Sumber: Bloomberg | Editor: Djumyati P.

NEW YORK.  Indeks future saham Amerika terus melorot, bisa dilihat dari indeks S&P 500 terus turun dalam seminggu ini. Beberapa perusahaan besar yang masuk dalam S&P 500 memang melaporkan kinerja yang mengecewakan.

Misalnya saham Amazon.com Inc yang menjadi perusahaan ritel online terbesar itu harus turun 1,5% setelah laporan keuangannya keluar dan ternyata pendapatannya di bawah estimasi para analis. Demikian juga saham Apple Inc. , perusahaan dengan market value terbesar di dunia ini ikut terseret turun setelah proyeksi pendapatan dan labanya di bawah prediksi analis.

Akibatnya kontrak future untuk indeks S&P 500 yang jatuh tempo pada Desember turun 0,7% untuk menjadi 1.397,8 pada pukul 10.52 waktu London. Padahal benchmark pasar saham Amerika tidak pernah jatuh di bawah 1.400 sejak Agustus.

“Kami mendapatkan banyak peringatan dari pendapatan di banyak sektor industri dan pendapatan mereka tidak sebaik yang kita harapkan,” tutur Clemence Bounaix yang mengelola dana US$ 2 miliar untuk KBL Richelieu Gestion di Paris. “Ini tidak sesuai dengan harapan, jadi itulah sebabnya harga saham-saham berjatuhan,” tambahnya.

S&P 500 sendiri turun 1,4% minggu ini, sesuai dengan gambaran kekhawatiran pasar untuk pendapatan perusahaan yang memburuk. Tapi indeks S&P masih lebih tinggi 12% kalau dibandingkan dengan akhir tahun lalu. Hal ini semata karena spekulasi adanya tindakan dari bank sentral Amerika untuk membuat perekonomian bisa pulih dan kembali berkembang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×