kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.916   16,00   0,09%
  • IDX 6.330   -10,14   -0,16%
  • KOMPAS100 835   -4,57   -0,54%
  • LQ45 632   -4,95   -0,78%
  • ISSI 218   -0,24   -0,11%
  • IDX30 356   -2,51   -0,70%
  • IDXHIDIV20 441   -2,94   -0,66%
  • IDX80 95   -0,58   -0,60%
  • IDXV30 119   -0,18   -0,15%
  • IDXQ30 114   -0,88   -0,76%

Bursa Asia liar dipengaruhi lapkeu emiten


Jumat, 26 Oktober 2012 / 09:30 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin dan Ketua DPR Puan Maharani memasuki ruangan Sidang Tahunan MPR Tahun 2021 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021). ANTARA FOTO/Sopian/Pool/wpa/aww.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia bergerak di dua zona pada transaksi pagi ini (26/10). Pada pukul 10.43 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2% menjadi 122,42. Sebelumnya, indeks acuan di kawasan regional ini naik 0,1%.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang turun 0,1%. Sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,2%, indeks Straits Times Singapura naik 0,4%, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,6%, dan indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,6%.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi langkah bursa regional. Beberapa di antaranya yaitu Yamaha Corp yang turun 6,9%, Fanuc Corp turun 2,2%, China Unicom Ltd turun 5,4%, dan Macquarie naik 3,8%.

Pergerakan naik turun bursa Asia dipengaruhi oleh laporan kinerja emiten. Fanuc dan Yamaha baru saja merilis kinerja yang di bawah estimasi analis. Sedangkan Macquarie berhasil membukukan kenaikan laba.

Indeks MSCI Asia sudah rebound  sekitar 12% dari posisi terendahnya dari tahun ini yang tercipta pada 4 Juni lalu. Salah satu pemicunya, perlambatan ekonomi global mendorong digelontorkannya stimulus dari sejumlah negara, termasuk Eropa, AS, Jepang, dan China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×