kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Solusi Bangun (SMCB) Gandeng Pemkab Sleman Sulap Sampah Jadi Energi Alternatif


Selasa, 14 November 2023 / 14:18 WIB
Solusi Bangun (SMCB) Gandeng Pemkab Sleman Sulap Sampah Jadi Energi Alternatif
ILUSTRASI. Pabrik semen?PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)?di Tuban, Jawa Timur.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) menandatangani nota kesepahaman dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, untuk kerja sama pemanfaatan hasil pengelolaan sampah perkotaan menjadi bahan bakar alternatif refuse-derived fuel (RDF).

Direktur Utama SMCB Lilik Unggul Raharjo menyatakan, kerja sama dengan Pemkab Sleman mempertegas komitmen SMCB untuk membantu pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah di daerahnya. Sebelumnya, anak usaha PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) telah menjalin kerja sama pengelolaan sampah dengan berbagai daerah seperti Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, DKI Jakarta, dan pengelola sampah di Bali yang telah berjalan.

Sedangkan kerjasama pengolahan sampah dengan Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Temanggung, masih menunggu implementasi lebih lanjut.

Lilik menambahkan, kerja sama ini juga membantu SMCB dalam peningkatan pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif untuk mencapai target penurunan emisi karbon yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Kerja sama pengelolaan sampah ini juga bentuk kontribusi SMCB untuk perwujudan pembangunan berkelanjutan melalui ekonomi sirkular.

Baca Juga: Astra International (ASII) Sudah Serap Capex Rp 35 Triliun Hingga Kuartal III 2023

Pemanfaatan bahan bakar alternatif sebagai substitusi batu bara dalam proses produksi semen di SMCB, dikelola oleh unit bisnis Nathabumi yang bergerak dalam bidang penyediaan solusi pengelolaan limbah dan sampah ramah lingkungan.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat membantu mengurangi beban pengelolaan sampah utamanya di Kabupaten Sleman.

“Kami berharap, kerja sama ini dapat membantu mengurangi beban pengelolaan sampah di Sleman dan hasilnya pun bermanfaat untuk perusahaan semen seperti SMCB," ujar Kustini dalam siaran pers, Selasa (14/11).

Kerja sama antara SMCB dan Pemkab Sleman ini akan berlangsung selama tiga tahun. Fasilitas RDF milik Pemkab Sleman ini akan mulai beroperasi di akhir bulan Desember 2023.

Selanjutnya, Pemkab Sleman akan mengirimkan RDF yang dihasilkan dari pengelolaan sampah perkotaan ke pabrik SMCB di Cilacap melalui beberapa alternatif moda transportasi, salah satunya kereta api sebanyak 100 ton per hari untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif substitusi batubara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×