kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Soho Global (SOGO) Lakukan Divesifikasi Bisnis, Simak Rekomendasi Sahamnya


Kamis, 22 Januari 2026 / 19:01 WIB
Soho Global (SOGO) Lakukan Divesifikasi Bisnis, Simak Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. SOHO merambah bisnis bahan baku herbal mulai 2026.(Dok/Soho Global Health)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Langkah PT Soho Global Health Tbk (SOHO) memperluas diversifikasi bisnis melalui anak usahanya, PT Soho Industri Pharmasi, dinilai sebagai strategi jangka menengah yang berpotensi memperkuat struktur bisnis perseroan.

Mulai tahun 2026, SOHO merambah industri bahan baku obat tradisional serta jasa pergudangan di tengah tren konsumsi herbal nasional yang terus meningkat.

Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Miftahul Khaer menilai, ekspansi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat integrasi hulu ke hilir sekaligus membuka sumber pertumbuhan baru di luar produk jadi.

Baca Juga: Diversifikasi Dinilai Perkuat Prospek SOHO, Ini Rekomendasi Analis

“Diversifikasi ini sejalan dengan tren peningkatan konsumsi produk herbal nasional dan dorongan substitusi impor bahan baku farmasi,” ujar Miftah kepada Kontan, Kamis (22/1/2026).

SOHO sebelumnya mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 28,89% menjadi Rp 440,09 miliar per September 2025. Menurut Miftahul, lini bisnis baru tersebut memiliki peluang untuk tumbuh lebih baik ke depan dan dapat mendukung kinerja perseroan secara berkelanjutan, terutama jika tren permintaan produk berbasis bahan alam tetap terjaga.

Ia menambahkan, pengembangan bisnis bahan baku dan jasa pergudangan juga berpotensi mendorong ekspektasi pertumbuhan harga saham seiring dengan perbaikan kinerja operasional.

Baca Juga: UNTR dan ASII Akan Buyback Tanpa RUPS, Begini Rekomendasi Sahamnya

“Kami melihat ada peluang pertumbuhan yang lebih baik ke depan, dan secara teori bisa mendorong ekspektasi kenaikan harga saham,” jelasnya.

Namun demikian, Miftahul menilai valuasi saham SOHO saat ini sudah berada pada level premium. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, Kiwoom Sekuritas masih bersikap hati-hati terhadap saham SOHO.

“Untuk kondisi saat ini, dengan valuasi yang sudah premium, kami memberikan rekomendasi wait and see,” tutupnya.

Selanjutnya: Istana Ungkap Bocoran Prabowonomics yang Akan Dibicarakan Prabowo di Swiss

Menarik Dibaca: 5 Teh Alami yang Ampuh Turunkan Kolesterol Tinggi Anda, Mau Coba?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×