kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

SocGen: Harga emas bisa anjlok ke US$ 1.000


Jumat, 31 Oktober 2014 / 10:45 WIB
ILUSTRASI. Nonton Dr Stone Season 3 Episode 7, Ini Link & Tempat Streaming Subtitle Indonesia


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Analis Societe Generale SA Michael Haigh mengatakan, kemungkinan harga emas jatuh ke level US$ 1.000 per troy ounce semakin besar seiring anjloknya harga minyak dunia.

"Kejutan dari harga minyak semakin menambah amunisi tekanan terhadap harga emas. Harga energi yang semakin murah berarti rendahnya inflasi dan menambah faktor bearish emas," jelas Haigh di New York, kemarin (30/10).

Asal tahu saja, harga emas menghapus kenaikan di sepanjang tahun ini kemarin setelah pemerintah AS melaporkan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi AS terbilang cepat, melampaui estimasi analis pada kuartal III.

Kuatnya perekonomian semakin memvalidasi optimisme yang mendorong the Fed mengakhiri program pembelian asetnya. Kebijakan ini pula dipastikan akan memudarkan pesona emas sebagai alat lindung nilai dari inflasi.

Catatan saja, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember tak banyak mencatatkan perubahan di level US$ 1.201,30 per troy ounce pada pukul 09.22 waktu Singapura. Dengan demikian, di sepanjang 2014, harga emas turun tipis 0,1%. Pada 6 Oktober lalu, harga emas bertengger di level terendah tahun ini yaitu US$ 1.183,30 per troy ounce.

"Akan terjadi tekanan bertahap terhadap harga emas. Harga si kuning akan turun ke level US$ 1.000 dalam dua tahun ke depan," kata Haigh.

Di sisi lain, kepemilikan emas pada exchange traded products menuju penurunan bulanan ketiga dan mencapai level terendah dalam lima tahun terakhir pada pekan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×