kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Waduh, harga emas ditutup di bawah US$ 1.200


Jumat, 31 Oktober 2014 / 05:54 WIB
ILUSTRASI. Transaksi perbankan dengan BI-Fast semakin diminati banyak digunakan masyarakat Indonesia. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga emas ditutup di level terendah dalam empat pekan terakhir di New York tadi malam (30/10). Data Reuters menunjukkan, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember turun 2,2% menjadi US$ 1.198,60 per troy ounce. Ini merupakan level terendah sejak 3 Oktober lalu.

Sementara, harga emas di pasar spot turun 1% menjadi US$ 1.199 per troy ounce.

Penurunan harga si kuning mentereng terjadi setelah the Federal Reserve mengakhiri program penggelontoran stimulus mereka. Apalagi, the Fed juga mengungkapkan data mengenai ekonomi AS yang terbilang kuat dari prediksi pelaku pasar. Kondisi itu mendongkrak performa dollar AS ke posisi tertingginya sejak 6 Oktober lalu. Selain itu, ada prediksi, suku bunga AS akan naik pada September tahun depan. Prediksi ini lebih cepat dari ramalan semula yakni Oktober.

Meskipun level support harga emas diprediksi akan berada di US$ 1.200 per troy ounce, namun analis mengatakan tren tekanan pada emas masih sangat kuat.

"Tekanan pada harga emas, baik secara teknikal dan fundamental menunjukkan indikator penurunan harga emas. Harga emas menuju level support 1.183,23 yang merupakan level terendah Oktober, dan secara kebetulan juga level terendah pada Desember 2013," papar UBS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×