kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

SMRA serap capex 30% hingga akhir Mei


Sabtu, 18 Juni 2016 / 15:05 WIB
SMRA serap capex 30% hingga akhir Mei


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Emiten properti, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) telah berhasil menyerap belanja modal (capex) sekitar Rp 810 miliar atau sekitar 30% dari anggaran yang disiapkan tahun ini yakni Rp 2,7 triliun hingga akhir Mei 2016.

Direktur Utama SMRA, Adrianto Adhi mengatakan, sebagian besar digunakan untuk pengembangan infrastruktur di kawasan yang dikuasai perseroan. "Serapannya lebih banyak kita pakai untuk bangun infrastruktur," katanya pada KONTAN baru-baru ini.

Tahun ini, SMRA menyiapkan belanja modal untuk mempersiapkan proyek baru, melanjutkan pembangunan proyek-proyek properti dan pembangunan infrastruktur. Capex tersebut didanai dari kas internal dan pinjaman bank. Adrianto mengaku, saat ini pihaknya belum memiliki rencana melakukan aksi korporasi.

Selain terus melanjutkan ekspansi, SMRA juga terus mengejar perolehan marketing sales. Selama lima bulan pertama tahun ini, perseroan telah mencatatkan pra penjualan sebesar Rp1,4 triliun atau setara 31% dari total target yang dipatok tahun yakni Rp 4,5 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, SMRA telah meluncurkan beberapa produk baru tahun ini. Di Bandung, perseroan telah merilis 104 unit rumah tapak pada awal April lalu yang dilego dengan harga mulai Rp 1,9 miliar. Ini merupakan lanjutan dari kluster B'tari yang diluncurkan tahun lalu.

Selain itu, perseroan telah meluncurkan satu kluster baru bertajuk Tesla di Summarecon Serpong sebanyak 406 unit yang dilego dengan harga Rp 1,2 miliar - Rp 2 miliar dan sudah ludes terjual.

Setelah ini, SMRA juga berencana meluncurkan satu kluster baru lagi tahun ini di kawasan Summarecon Serpong bertajuk Thomson dengan harga di bawah Rp 2 miliar. Namun, Adrianto belum mau bercerita banyak tentang proyek tersebut.

Sementara proyek yang benar-benar baru telah diluncurkan perseroan yakni Summarecon Emerald Karawang yang akan dikembangkan di atas lahan seluas 28 ha. Untuk tahap pertama, SMRA telah merilis satu kluster perumahan bertajuk Avani Homes sebanyak 240 unit yang terdiri dari tipe Aurora (6x11), tipe Sonata (7x11, 7x13) dan tipe Infinity (8x13) pada 18 Juni 2016 lalu.

Adapun perolehan marketing sales selama lima bulan pertama tahun ini masih ditopang dari penjualan rumah tapak yang berkontribusi 72%. Sementara apartemen dan ruko menyumbang porsi masing-masing 11% dan 17%.

Sedangkan dari sisi lokasi, Summarecon Serpong masih menyumbang kontribusi Rp 917 miliar, Summarecon Bandung Rp277 miliar dan Summarecon Bekasi berkontribusi Rp133 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×