kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.915.000   44.000   2,35%
  • USD/IDR 16.400   -20,00   -0,12%
  • IDX 7.142   47,86   0,67%
  • KOMPAS100 1.041   10,44   1,01%
  • LQ45 812   9,62   1,20%
  • ISSI 224   0,88   0,39%
  • IDX30 424   4,46   1,06%
  • IDXHIDIV20 504   1,88   0,37%
  • IDX80 117   1,34   1,15%
  • IDXV30 119   0,16   0,14%
  • IDXQ30 139   1,43   1,04%

SMGR masih kuasai 41,1% pasar semen lokal


Jumat, 15 September 2017 / 20:57 WIB
SMGR masih kuasai 41,1% pasar semen lokal


Reporter: Riska Rahman | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - Kinerja PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) terus menunjukkan pertumbuhan positif. Selama delapan bulan terakhir, volume penjualan holding semen BUMN ini kerap menunjukkan tren positif.

Hingga Agustus lalu kinerja penjualan SMGR naik 4,1% year-on-year (yoy) menjadi 16,88 juta ton. Ketatnya persaingan di pasar domestik membuat pertumbuhan volume penjualan tidak mampu menyamai pertumbuhan konsumsi semen dalam negeri yang sebesar 5,7% yoy.

"Meski begitu, perusahaan masih mampu mempertahankan dominasi pangsa pasar dalam negeri sebesar 41,1%," ujar Agung Wiharto, Sekretaris Perusahaan SMGR dalam keterangan resminya, Jumat (15/7).

Di periode Januari-Agustus 2017, perusahaan juga berhasil meningkatkan kinerja ekspor. Sampai 31 Agustus lalu, ekspor perusahaan ini melesat hingga 249,5% yoy menjadi 1,26 juta ton.

Angka penjualan ekspor ini ini meroket dari angka ekspor pada Januari-Agustus 2016 lalu yang hanya 360.417 ton saja. Adapun semen tersebut, SMGR lempar ke beberapa negara, seperti Malaysia, Filipina, Timor Leste, Bangladesh, Maladewa, Srilanka, Kuwait, dan Australia.

Total volume produksi perusahaan pun berhasil mengalami peningkatan dalam delapan bulan terakhir. Total penjualan semen perusahaan, termasuk penjualan Thang Long Cement Vietnam dan ekspor semen, tumbuh menjadi 19,96 juta ton atau naik 9% yoy dari total volume produksi periode yang sama tahun lalu sebesar 18,3 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×