kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Skema merger PGAS dan Pertagas ditentukan akhir Maret


Kamis, 25 Januari 2018 / 20:13 WIB
Skema merger PGAS dan Pertagas ditentukan akhir Maret
ILUSTRASI. RUPSLB PGAS


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menyetujui rencana perubahan anggaran dasar perusahaan. Perubahan ini penting lantaran merupakan bagian dari pembentukan holding migas.

Namun, hingga saat ini, skema meleburnya Pertagas, yang merupakan anak usaha PT Pertamina ke dalam PGAS, masih belum terlihat titik terang. Pasalnya, kajian lebih lanjut, mulai dari sinkronisasi visi misi hingga soal transaksi baru bisa mulai dikerjakan setelah persetujuan diperoleh dalam RUPSLB.

"Akhir Maret kajiannya baru selesai," ujar Direktur Sumber Daya Mineral (SDM) Pertamina, Nicke Widyawati, Kamis (25/1).

Seperti diketahui, pelaksanaan RUPSLB yang baru saja PGAS selenggarakan merupakan tindak lanjut dari Surat Kementerian BUMN bernomor 682-/MBU/11/2017 tanggal 28 November 2017.

Dalam surat tersebut, Menteri BUMN Rini Soemarno menginstruksikan agar PGAS melaksanakan RUPSLB, lantaran Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang penambahan penyertaan modal Negara RI ke dalam modal saham PT Pertamina (Persero) sudah diserahkan ke Presiden Joko Widodo.

Segera setelah persetujuan RUPSLB, tim implementasi bentukan PGAS bakal bekerja lebih giat. Tim tersebut terdiri dari lima sub tim, salah satunya tim transaksi. Tim ini yang nantinya akan mengkaji, apakah merger Pertagas dengan PGAS dilakukan dengan skema akuisisi atau hanya sekadar inbreng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×