kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Sinarmas Sekuritas siapkan IPO dua calon emiten jelang akhir tahun 2019


Senin, 23 September 2019 / 19:41 WIB

Sinarmas Sekuritas siapkan IPO dua calon emiten jelang akhir tahun 2019
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinarmas Sekuritas tengah memproses satu perusahaan hingga dua perusahaan untuk mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2019 ini.

Direktur Sinarmas Sekuritas Kerry Rusli mengatakan, pihaknya tidak hanya mengawal dua perusahaan untuk melakukan penawaran saham perdana  atau initial public offering (IPO). Namun secara keseluruhan ada empat lagi yang masuk dalam pipeline Sinarmas untuk melakukan aksi korporasi.

Kerry menyatakan lebih rinci, ada satu perusahaan yang akan menerbitkan obligasi, dua perusahaan menerbitkan surat utang jangka menengah atau lebih dikenal dengan medium term notes (MTN), serta dua lagi untuk IPO.

Baca Juga: UOB Kay Hian Sekuritas menyiapkan tujuh perusahaan untuk IPO di sisa tahun ini

"Setelah PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) masih ada satu atau dua perusahaan yang sedang dalam proses. Kami masih proses secara internal," kata Kerry kepada Kontan.co.id, Senin (23/9).

Sebagai catatan, NZIA akan mencatatkan sahamnya di BEI tanggal 25 September mendatang. Terbaru, Sinarmas Sekuritas juga mengawal PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) listing pada hari ini.

Sebagai underwriter kedua perusahaan itu, Sinarmas akan mengumpulkan total nilai emisi sekitar Rp 155 miliar, dengan masing-masing perolehan dari OPMS sebanyak Rp 54 miliar, sedangkan NZIA sekitar Rp 101,54 miliar.

Baca Juga: BEI terus berupaya mengundang startup unicorn untuk melantai di bursa

Berdasarkan data Bloomberg, Sinarmas Sekuritas menjadi penjamin emisi saham yang menduduk peringkat pertama dari sisi nilai emisi. Kerry memaparkan kini total nilai emisi yang dicatatkan Sinarmas Sekuritas mencapai Rp 5,04 triliun. Kontributornya dari emisi IPO LIFE mencapai Rp 4,76 triliun; IPO HRME sebesar Rp 125,13 miliar, IPO OPMS sebanyak Rp 54 miliar, dan IPO NZIA sekitar Rp 101,54 miliar.


Reporter: Yasmine Maghfira
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan


Close [X]
×