Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) menerbitkan surat utang dengan total penawaran Rp 1,2 triliun.
Melansir prospektus tanggal 3 Februari 2026, penerbitan surat utang itu terdiri dari obligasi dan sukuk ijarah.
Pertama, Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026 senilai Rp672 miliar. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi dan terdiri dari dua seri.
Jumlah pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp385 miliar dengan tingkat bunga obligasi sebesar 6,20% per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 5 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Sementara, Jumlah pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp 287 miliar dengan tingkat bunga Obligasi sebesar 6,50% per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 7 tahun.
Baca Juga: Barito Pacific (BRPT) Siapkan Rp 1 Triliun untuk Buyback Saham
Mayoritas dana obligasi atau sebesar Rp 520 miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok utang bank jangka panjang kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Sisanya akan digunakan untuk membiayai modal kerja kegiatan usaha perseroan.
“Antara lain pembiayaan pengadaan bahan baku (contohnya: CPO, PK, dan lainnya) dan bahan-bahan pendukung lainnya (contohnya: pupuk, bahan kimia, dan lainnya),” tulis manajemen SMAR dalam prospektus tersebut.
Kedua, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2026 sebesar Rp528 miliar. Sukuk Ijarah ini juga terdiri dari dua seri.
Untuk Seri A, jumlah sisa imbalan ijarah yang ditawarkan adalah sebesar Rp460 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 28,52 miliar per tahun atau ekuivalen sebesar 6,20% per tahun. Jangka waktu Sukuk Ijarah Seri A adalah 5 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Untuk Seri B, jumlah sisa imbalan ijarah yang ditawarkan adalah sebesar Rp 68 miliar dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 4,42 miliar per tahun atau ekuivalen sebesar 6,50% per tahun. Jangka waktu Sukuk Ijarah Seri B adalah 7 tahun.
Baca Juga: Begini Rekomendasi Saham Emiten Grup Merdeka Usai Umumkan Kinerja Operasional 2025
Tidak jauh berbeda, mayoritas dana sukuk ijarah atau sebesar Rp 520 miliar akan digunakan untuk pembayaran pokok utang obligasi yang akan jatuh tempo sebesar nominal tersebut. Sisanya, akan digunakan untuk membiayai modal kerja kegiatan usaha.
Penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi dan sukuk ijarah adalah PT BNI Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT RHB Sekuritas Indonesia.
Berikut jadwal lengkap penerbitan surat utang SMAR:
- Tanggal Efektif : 26 Juni 2025
- Masa Penawaran Umum : 2 – 3 Februari 2026
- Tanggal Penjatahan : 4 Februari 2026
- Tanggal Distribusi Secara Elektronik (Tanggal Emisi) : 6 Februari 2026
- Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 6 Februari 2026
- Tanggal Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia : 9 Februari 2026
Selanjutnya: ESDM Turunkan Tim ke Bangka Belitung Usai Longsor di IUP PT Timah
Menarik Dibaca: Promo Sushi Yay! Beli 1 Gratis 1, Auto Hemat di ShopeeFood Sekarang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













