kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Simak tiga big cap penggerus IHSG


Senin, 04 November 2013 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Pahami 5 Penyebab Munculnya Kerutan di Bawah Mata


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5,69 poin atau melemah 0,13% menjadi 4.426,90. Tercatat ada 156 saham turun, 101 saham naik dan 97 saham diam tak bergerak.

Aksi jual sejumlah saham bluechips menjadi salah satu penyebab penurunan indeks. Tiga di antaranya yaitu:

- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Saham BMRI  turun 1,20% menjadi Rp 8.250 di sesi II dan menyumbang penurunan indeks sebanyak 2,52 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak melepas saham BMRI adalah;  CLSA Indonesia senilai Rp 49,67 miliar, PT Citigroup Securities Indonesia senilai Rp 33,23 miliar, dan CIMB Securities Indonesia senilai Rp 23,74 miliar.

- PT Astra International Tbk (ASII)

Saham ASII turun 0,77% menjadi Rp 6.450 di sesi II dan menyumbang penurunan indeks sebanyak 2,22 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak melepas saham ASII adalah; CLSA Indonesia senilai Rp 61,85 miliar, PT Citigroup Securities Indonesia senilai Rp 18,75 miliar, dan Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 10,14 miliar.

- PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

Saham GGRM turun 2,22% menjadi Rp 35.300 di sesi II dan menyumbang penurunan indeks sebanyak 1,69 poin. Tiga sekuritas yang paling banyak melepas saham GGRM adalah; JP Morgan Securities Indonesia senilai Rp 24,80 miliar, Merrill Lynch Indonesia senilai Rp 14.53 miliar, dan Bahana Securities senilai Rp 4,47 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×