kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Simak rekomendasi analis terhadap 13 penghuni baru Indeks SMC Liquid


Senin, 28 Januari 2019 / 11:19 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

9. PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN)

Hold PNBN karena sudah terlalu tinggi dengan target price jangka menengah di level 1.520.

10. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Akumulasi buy TKIM dengan target price jangka menengah di 14.525.

11. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Hold TOWR karena harga sudah terlalu tinggi dengan target price jangka menengah di level 862.

12.PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD)

Akumulasi buy WOOD dengan target price jangka menengah hingga jangka panjang di level 715.

13.PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON)

Akumulasi buy WTON dengan target price jangka menengah hingga jangka panjang di level 460.

Sebagai informasi, SMC Liquid diluncurkan berbarengan dengan indeks SMC Composite oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 21 Desember 2017.

Saham-saham yang masuk ke dalam indeks SMC Composite merupakan saham yang memiliki kapitalisasi pasar kecil dan menengah, yakni berkisar di angka 1 triliun hingga Rp 50 triliun.

Konstituen saham yang masuk ke dalam indeks SMC Liquid dipilih dari saham-saham di Indeks iDC SMC Composite.

Syarat untuk masuk ke dalam indeks SMC Liquid tersebut mempertimbangkan kriteria likuiditas, seperti nilai transaksi, kapitalisasi pasar atas saham free float dan harga saham.

Selain itu, BEI juga mencermati aspek kondisi keuangan, kelangsungan usaha ,dan cakupan riset dari para analis efek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×