kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga emas naik menembus level US$ 1.240


Rabu, 05 Desember 2018 / 08:08 WIB
ILUSTRASI. Emas batangan dan koin emas


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketidakpastian ekonomi global menjadi penggosok kilap harga emas. Kemarin (4/12), harga emas menyentuh level tertinggi sejak 26 Juli 2018.

Harga emas untuk pengiriman Februari 2019 di Commodity Exchange kemarin menguat 0,61% ke level US$ 1.246,60 per ons troi. Setelah naik ke level tertinggi dalam empat bulan lebih, harga emas pagi ini pukul 7.58 WIB terkoreksi 0,39%  ke US$ 1.241,70 per ons troi.

Kenaikan harga emas ini terjadi di tengah pelemahan indeks dollar. Kemarin, indeks dollar turun ke bawah level 97 meski hari ini naik lagi.

"Setelah konferensi tingkat tinggi G20, pembelian aset dollar turun dan menyebabkan harga emas naik," kata Vandana Bharti, assistant vice-president of commodity research SMC Comtrade Ltd. Resistance kuat emas selanjutnya adalah US$ 1.250 per ons troi.

Analis memperkirakan, pasar kini akan fokus pada langkah  moneter Federal Reserve pada 18-19 Desember. Pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga keempat jelang akhir tahun.

"Pasar akan menyimpulkan kebijakan The Fed dan apakah Gubernur Jerome Powell akan berpindah dari pernyataan netral sebelumnya," kata Edward Meir, analis FCStone kepada Reuters. Dia mngatakan, resistance kunci harga emas adalah level US$ 1.240 per ons troi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×