kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Simak prediksi OCBC untuk minyak mentah, emas, dan mata uang


Rabu, 29 September 2021 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Simak prediksi OCBC untuk minyak mentah, emas, dan mata uang


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, hambatan akan varian delta pada pertumbuhan AS kemungkinan akan jauh lebih sederhana dibandingkan dengan gelombang infeksi sebelumnya. 

Terakhir, laporan ketenagakerjaan AS bulan Juli, menunjukkan kenaikan kuat dalam pasokan tenaga kerja yang secara tajam menurunkan tingkat pengangguran.

Vasu menaksir, penurunan harga emas tetap merupakan hasil yang paling memungkinkan terjadi, Ia melihat emas akan turun secara bertahap di bawah US$ 1.700 per ons troi dalam waktu 6-12 bulan ke depan. 

Baca Juga: Didominasi sentimen global, simak prediksi pergerakan IHSG untuk Rabu (29/9)

Untuk pasar mata uang, terutama dolar AS, Vasu mengamati nada dovish dari Ketua Fed Jerome Powell di Jackson Hole meningkatkan selera risiko lebih lanjut dan telah membuat dolar AS di bawah tekanan. 

Vasu melihat, untuk jangka pendek untuk dolar AS akan negatif mengingat sikap risk-on yang diperpanjang ini. Secara keseluruhan, ia melihat dolar AS berada dalam fase bearish jangka pendek, di tengah tren kenaikan untuk jangka menengah.

Ke depan, menurutnya pendorong utama adalah kecepatan tapering, ini kemudian akan berdampak pada waktu kenaikan suku bunga Fed pertama kali.

Selanjutnya: Harga minyak naik untuk hari keenam di tengah kekhawatiran pasokan, Brent capai US$80

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×