kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Simak kinerja cemerlang Pinago Utama (PNGO) hingga kuartal III-2021


Kamis, 04 November 2021 / 08:05 WIB


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja emiten perkebunan, PT Pinago Utama Tbk (PNGO) cukup mumpuni pada periode sembilan bulan pertama 2021. Buktinya, perusahaan sukses mencetak kenaikan pada penjualan dan laba bersih hingga kuartal III-2021.

Melansir laporan keuangan yang dirilis, Rabu (3/11) penjualan PNGO hingga kuartal ketiga tahun ini melesat 55,02% menjadi Rp 1,54 triliun. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, penjualan Pinago Utama hanya mencapai Rp 995,48 miliar.

Penjualan Pinago Utama per September 2021, masih ditopang oleh minyak sawit dan inti sawit yang mencapai Rp 838,39 miliar. Kemudian disusul oleh penjualan karet yang sebesar Rp 702,77 miliar dan kompos sebanyak Rp 2,12 miliar.

Baik minyak sawit dan inti sawit maupun karet, keduanya tercatat mengalami pertumbuhan penjualan masing-masing sebesar 97,32% dan 24,42%. Sementara untuk penjualan kompos terpantau menyusut 63,32% dari realisasi penjualan di periode yang sama tahun lalu.  

Baca Juga: Harga karet naik, Pinago Utama (PNGO) ikut ketiban untung

 

Di sisi lain, Pinago Utama masih membukukan pembengkakan beban usaha sebesar 15,85%, dari semula Rp 131,63 miliar di kuartal III-2020 menjadi Rp 152,50 miliar hingga kuartal III-2021.

Dengan rincian beban umum dan administrasi sebesar Rp 134,95 miliar, sedangkan beban penjualan dan distribusi senilai Rp 17,55 miliar.

Terkereknya penjualan, lantas membuat laba usaha PNGO melesat tajam hingga 456,50% menjadi Rp 218,15 miliar per akhir September lalu.

Begitu pun dengan capaian laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, berhasil meningkat, dari Rp 2,71 miliar menjadi Rp 175,50 miliar sepanjang Januari-September 2021.

Selanjutnya: Mega Perintis (ZONE) catat kenaikan penjualan bersih sebesar 45% di kuartal III-2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×