kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.977   -36,00   -0,20%
  • IDX 5.885   140,75   2,45%
  • KOMPAS100 765   21,35   2,87%
  • LQ45 581   15,60   2,76%
  • ISSI 204   4,45   2,23%
  • IDX30 329   8,65   2,70%
  • IDXHIDIV20 404   9,81   2,49%
  • IDX80 87   2,38   2,81%
  • IDXV30 110   2,46   2,29%
  • IDXQ30 106   2,69   2,61%

Simak kata analis soal lima emitan yang peringkatnya dipangkas oleh Moody's


Rabu, 01 April 2020 / 17:12 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/3/2020). Simak kata analis soal lima emitan yang peringkatnya dipangkas oleh Moody's. ANTARA FOTO/Muhamm


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Tendi Mahadi

Dus, Bertoni memproyeksikan selama Covid-19 belum bisa diatasi emiten-emiten bisa mengalami penurunan pendapatan, peningkatan beban operasi yang tinggi, tidak ada ekspansi dan laba bakal tertekan. 

Maka, lanjut Bertoni, perlu sentimen yang kuat untuk bisa mendorong pasar bergerak naik yaitu perlambatan jumlah kasus Covid-19, penguatan Rupiah terhadap Dollar AS dan stimulus dari pemerintah.

Baca Juga: IHSG berbalik turun pada perdagangan sesi II Rabu (1/4)

Adapun, dari lima emiten tersebut, Bertoni melihat saham ASRI masih cukup defensif di tengah tekanan pasar. 

Alasannya, beban operasional ASRI tidak terlalu tinggi. Dia merekomendasikan beli di saat IHSG menyentuh level terendah dengan target harga ASRI Rp 300. Adapun saat ini harga ASRI di level Rp 104. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×