kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Siap-Siap! Sejumlah BUMN Bakal Melantai di BEI pada 2027, Ini Sektornya


Rabu, 07 Oktober 2026 / 19:26 WIB
Siap-Siap! Sejumlah BUMN Bakal Melantai di BEI pada 2027, Ini Sektornya
ILUSTRASI. Danantara saat ini tengah mengidentifikasi BUMN yang dinilai memiliki prospek untuk melakukan penawaran umum perdana (Arif Ferdianto/Arif Ferdianto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perusahaan pelat merah berpotensi menjadi penghuni baru Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2027. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) saat ini tengah mengidentifikasi BUMN yang dinilai memiliki prospek untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, proses identifikasi tersebut menjadi bagian dari upaya Danantara dalam memperkuat tata kelola dan meningkatkan kinerja perusahaan-perusahaan BUMN.

Menurut Rosan, sejak Danantara terbentuk, pihaknya terus melakukan pembenahan tata kelola, memperkuat BUMN, sekaligus mengevaluasi berbagai kebijakan. Langkah berikutnya adalah mendorong sejumlah perusahaan BUMN untuk masuk ke pasar modal melalui IPO.

"Dan tahun berikutnya di 2027 ini kita sudah mengidentifikasi beberapa perusahaan untuk kita melantai ke bursa," ujarnya saat ditemui usai acara Investor Daily Summit 2026, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga: Rupiah Diproyeksi Konsolidasi Kamis (8/10), Pasar Cermati Yield Treasury AS dan FOMC

Rosan menilai, status sebagai perusahaan terbuka akan membuat operasional BUMN mendapatkan pengawasan yang lebih ketat. Pengawasan tersebut tidak hanya berasal dari regulator pasar modal, tetapi juga dari masyarakat sebagai investor dan pemegang saham publik.

Selain meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, keterlibatan publik melalui pasar modal diharapkan dapat membuat manfaat dari pertumbuhan ekonomi serta kinerja positif BUMN dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

"Kita lagi identifikasi nih, mungkin nanti sebelum akhir tahun ini kita akan komunikasikan beberapa perusahaan yang kita sudah lihat mempunyai potensi, mempunyai appetite dan juga mempunyai respon yang akan positif dari masyarakat, dunia usaha baik dalam maupun luar negeri," ungkapnya.

Baca Juga: Ada Transaksi Jumbo Rp 26,1 Triliun di Saham Bayan Resources (BYAN), Haji Isam Masuk?

Sektor BUMN yang Berpotensi IPO

Rosan belum mengungkapkan secara rinci nama-nama BUMN yang tengah dipersiapkan untuk melantai di BEI. Namun, ia menyebut sejumlah sektor strategis yang masuk dalam kajian Danantara.

Beberapa sektor tersebut mencakup industri finansial, pembangunan infrastruktur, hingga pertambangan. Sektor-sektor ini dinilai memiliki potensi untuk menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Ada di sektor finansial, ada di sektor infrastucture juga pasti ada, di sektor pertambangan juga ada," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×