kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Setelah rebound, harga minyak lantas bergerak liar


Jumat, 09 November 2012 / 13:00 WIB
ILUSTRASI. Redmi 9C vs Redmi 9T, HP Xiaomi harga 1 jutaan mana yang terbaik?


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga minyak mengalami fluktuasi di New York setelah rebound dari level terendah dalam empat bulan terakhir. Pada pukul 12.41 waktu Singapura, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Desember berada di level US$ 85,36 per barel atau naik 27 sen di New York Mercantile Exchange.

Kemarin, kontrak yang sama naik 65 sen menjadi US$ 85,09 per barel. Dengan demikian, sepanjang pekan ini, harga minyak sudah naik 0,6% dan turun 14% pada tahun ini.

Pergerakan liar harga minyak dunia terjadi sebelum data yang akan dirilis menunjukkan, perekonomian China akan memberikan sinyal pemulihan. Catatan saja, China merupakan negara konsumen minyak terbesar AS.

"Salah satu kunci utama yang mendorong harga minyak hari ini adalah  data ekonomi yang akan dirilis dari China. Ekspektasi umumnya adalah kita akan melihat tren yang sama dengan bulan lalu di mana akan terjadi konsolidasi pada pertumbuhan China," jelas Ric Spooner, chief market analyst CMC Markets di Sydney.

Sementara itu, harga kontrak minyak untuk pengantaran Desember naik 17 sen menjadi US$ 107,42 sebarel di ICE Futures Europe exchange.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×