kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Sentimen krisis Eropa picu rupiah keok 1,1% sore ini


Senin, 16 Januari 2012 / 16:43 WIB
ILUSTRASI. Karyawan memotret layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (29/1/2021). Saham-saham yang banyak diobral asing saat IHSG kembali turun, Selasa (2/2).


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Sentimen krisis utang Eropa masih menjadi faktor utama penggerus otot rupiah. Hingga sore ini, mata uang Garuda keok 1,1% ke level Rp 9.185 per dollar AS pada pukul 15.15 di Jakarta. Pada perdagangan pagi, rupiah bahkan sempat menyentuh Rp 9.218 per dollar AS.

Rupiah lunglai karena investor cemas krisis Eropa akan memperlambat pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara. Akibatnya, mayoritas mata uang Asia lunglai terhadap dollar AS. Ini tercermin dari indeks JPMorgan Asia Dollar yang tumbang untuk hari kedua.

Kecemasan terhadap krisis mencuat setelah Standard & Poor's memangkas peringkat utang Prancis dan beberapa negara Eropa lainnya, pada akhir pekan lalu.

"Risk aversion (keengganan mengambil risiko) meningkat di pasar pasca downgrade terjadi. Isu global masih menjadi faktor yang menekan market secara keseluruhan," ujar Saktiandi Supaat, Kepala riset valas di Malayan Banking Bhd., di Singapore.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×