Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada Kamis (23/4/2026) pagi.
Mengutip Bloomberg pukul 11.20 WIB, rupiah di pasar spot melemah 0,72% ke level Rp 17.305 per dolar AS.
Sebelumnya, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,22% secara harian ke Rp 17.181 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (22/4/2026).
Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi memperkirakan tren pelemahan rupiah akan berlanjut. Ia memperkirakan pada pekan depan rupiah menyentuh level Rp 17.400 per dolar AS.
Baca Juga: Rupiah Ambruk ke Rp 17.300 per Dolar AS, Terhimpit Harga Minyak dan Risiko APBN
Salah satu penyebab pelemahan ini adalah sentimen geopolitik di Timur Tengah. Pelemahan ini juga disulut oleh naiknya harga minyak mentah.
“Dengan kenaikan harga minyak brent crude oil, saat ini sudah di US$ 103 per barel, WTI crude oil di sekitar US$ 98 per barel, ini membuat defisit anggaran Indonesia kembali melebar karena pemerintah harus menyiapkan anggaran yang besar guna kebutuhan minyak tersebut,” ucap Ibrahim, Kamis (23/4/2026).
Ibrahim memproyeksikan, hari ini, Kamis (23/4/2026), rupiah bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp 17.180 – Rp 17.220 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













