Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerikat Serikat (AS) menguat pada Senin (20/4/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah menguat 0,12% secara harian ke Rp 17.168 per dolar AS.
Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah juga menguat 0,07% secara harian ke Rp 17.176 per dolar AS.
Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, sentimen di pasar cenderung beragam dan berubah-ubah merespon perkembangan di Timur Tengah. Sentimen eksternal masih sulit diprediksi.
Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 17.168 Per Dolar AS Hari Ini (20/4), Asia Melemah
“Sedangkan dari domestik, langkah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi adalah tepat untuk mendukung rupiah, namun hal itu tidak akan membawa penguatan yang signifikan,” ujar Lukman kepada Kontan, Senin (20/4/2026).
Lukman melihat rupiah secara umum masih lemah. Adapun untuk besok (21/4), rupiah diperkirakan akan range bound dengan potensi bisa menguat maupun melemah terbatas tergantung perkembangan eksternal.
Investor tentunya mengantisipasi rapat dewan gubernur (RDG) BI yang diperkirakan akan mempertahankan kebijakan. Namun ada harapan BI bisa menaikkan suku bunga untuk meredakan tekanan pada rupiah.
Lukman memproyeksikan rupiah besok (21/4/2026) bergerak di kisaran Rp 17.100 – Rp 17.200 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













