kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Sentimen eksternal menyokong penguatan rupiah meski neraca dagang defisit


Selasa, 15 Januari 2019 / 16:51 WIB
Sentimen eksternal menyokong penguatan rupiah meski neraca dagang defisit


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sentimen eksternal menyokong penguatan rupiah, Selasa (15/1), di tengah neraca perdagangan di sepanjang tahun lalu ditutup defisit US$ 8,57 miliar.

Mengutip Bloomberg di pasar spot, rupiah menguat 0,24% ke Rp 14.090 per dollar Amerika Serikat (AS). Sementara pada kurs tengah Bank Indonesia, rupiah tercatat melemah 0,22% ke 14.084 per dollar AS.

Ahmad Mikail, ekonom Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan, faktor eksternal, seperti pelemahan dollar AS memiliki andil besar dalam penguatan rupiah hari ini. Maklum, pandangan Federal Reserve dalam menaikkan suku bunga masih dovish dan masih tutupnya pemerintahan AS. Oleh karena itu, meski defisit neraca perdagangan makin melebar, rupiah masih bisa menguat.

Ahmad memproyeksikan penguatan rupiah hari ini masih bisa berlanjut pada perdagangan, Rabu (16/1). "Melihat arus dana asing yang masuk di lelang SUN hari ini cukup ramai, serta sentimen eskternal tekanannya masih minim rupiah masih aman," kata Ahmad, Selasa (15/1).

Rupiah besok, Ahmad proyeksikan berada di Rp 14.000 per dollar AS hingga Rp 14.050 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×