kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Sentimen eksternal masih akan menyulitkan pergerakan rupiah


Kamis, 27 Desember 2018 / 06:50 WIB
ILUSTRASI. Petugas Merapikan Mata Uang Rupiah


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sentimen negatif dari luar negeri memicu rupiah loyo. Rabu (26/12), kurs spot rupiah melemah 0,16% ke Rp 14.577 per dollar Amerika Serikat (AS). Kurs tengah rupiah versi Bank Indonesia (BI) turun 0,84% jadi Rp 14.602 per dollar AS.

Ekonom Bank Central Asia David Sumual menilai, rupiah terimbas penutupan operasional pemerintahan atau government shutdown di Amerika. Pelaku pasar khawatir, sehingga memilih memegang dollar AS.

Ancaman perlambatan ekonomi AS pada 2019 juga mempengaruhi rupiah. Apalagi, data ekonomi AS yang dirilis pekan lalu mengecewakan.

Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka, menyebut, ketegangan antara Presiden Donald Trump dan Ketua The Federal Reserves juga berimbas negatif pada rupiah. Untung, BI melakukan intervensi di pasar DNDF, sehingga rupiah kembali ke bawah Rp 14.600 per dollar AS.

Menurut David, sentimen eksternal masih akan menyulitkan rupiah bangkit. Kamis (28/12), mata uang Garuda diprediksi melemah dan bergerak antara Rp 14.530–Rp 14.600 per dollar AS

Ibrahim juga menghitung rupiah turun dan bergerak antara Rp 14.550–Rp 14.610 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×