kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Sentimen eksternal bakal giring rupiah menguat di awal pekan


Minggu, 03 November 2019 / 16:16 WIB
Sentimen eksternal bakal giring rupiah menguat di awal pekan
ILUSTRASI. Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan Dolar AS dan Rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019). Kurs Rupiah terhadap Dolar AS menguat 1,3 persen menjadi Rp14.080. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama.


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan awal pekan (4/11) diprediksi bakal menguat. Adapun sentimen yang bakal mendominasi pergerakan rupiah besok, diyakini banyak berasal dari eksternal.

Berdasarkan catatan Bloomberg pada perdagangan Jumat (1/11) pukul 16.34 WIB, rupiah tercatat menguat 0,03% ke level Rp 14.038 per dolar AS dari penutupan sebelumnya. Sebaliknya, kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau JISDOR, justru terkoreksi sebanyak 58 poin atau 0,41% menjadi Rp 14.066 per dolar AS.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, pergerakan rupiah berpeluang untuk menguat pada Senin (4/11). Dari dalam negeri, sentimen terkait berita inflasi Oktober yang cenderung rendah, masih menjadi sentimen positif bagi penguatan pasangan USD/IDR.

Baca Juga: Samuel Sekuritas proyeksi pertumbuhan ekonomi 4,9% di kuartal III-2019

Sedangkan dari sentimen eksternal, China dikabarkan tengah meragukan kesepakatan dagang jangka panjang dengan Amerika Serikat (AS). "Alhasil, mata uang safe haven seperti yen dan swiss franc menguat di akhir pekan lalu," jelas David kepada Kontan.co.id, Sabtu (2/11).

Di sisi lain, klaim angka pengangguran AS yang dirilis akhir pekan lalu tercatat tumbuh lebih tinggi dari ekspektasi pasar. Dengan begitu, David menilai berbagai sentimen tersebut mampu membawa rupiah menguat di kisaran Rp 14.000 per dolar AS, dengan potensi resistance di level Rp 14.080 per dolar AS, awal pekan ini.

Baca Juga: Laba bank-bank kecil tertekan di kuartal III 2019

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×