kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Sempat anjlok tadi malam, kurs rupiah kini flat


Rabu, 05 September 2012 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. Teh hijau atau green tea, salah satu teh organik yang memiliki banyak manfaat kesehatan bagi Anda


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas

JAKARTA. Mata uang negara-negara beresiko terkena imbas pelemahan euro. Pemangkasan peringkat utang Uni Eropa ke rating negatif menyeret euro melemah selama dua hari berturut-turut.

Di sisi lain, dollar Amerika Serikat makin perkasa sebagai mata uang save haven. Akibatnya, rupiah tak mampun bertahan terhadap dollar AS.

Di pasar offshore, level non delivery forward (NDF) sudah menembus Rp 9.600-Rp 9.700 per dollar AS.

Kepala Riset Divisi treasury Bank Rakyat Indonesia (BNI) Nurul Etti Nurbaeti menuturkan, hasil lelang sukuk kemarin yang dikatakan marak bahkan belum berhasil mengangkat rupiah.

Namun pada pembukaan pagi hari ini, pasangan USD/IDR bergerak flat sedikit menguat di 9.584 setelah tadi malam ditutup anjlok tajam ke Rp 9.588 per dollar AS. Ini merupakan posisi terlemahnya sejak Juni 2012.

Hari ini 95/8), Nurul memprediksi rupiah akan bergerak melemah di range 9.550-9.600. Ia mengharapkan, cadangan devisa Agustus yang naik menjadi US$ 108,99 miliar bisa menjadi kekuatan utama BI menjaga stabilitas rupiah pada hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×