Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan pelat merah mulai mengurangi jumlah anak usahanya dengan cara likuidasi anak usaha. Kali ini tindakan ini dilakukan oleh PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).
Produsen semen ini dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (26/6/2026) menjelaskan jika pihaknya telah membubarkan dan likuidasi anak usahanya PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB). Unit bisnis ini dimiliki oleh perusahaan sebesar 99,99%.
Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni dalam keterbukaan informasi memaparkan, keputusan tersebut telah mendapat restu dari pemegang saham. “Perusahaan dan PT Semen Indonesia Beton selaku pemegang saham SIIB (dalam
likuidasi), telah mengambil keputusan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) SIIB,” ujar dia.
Baca Juga: Kejar Untung, Hotel Fitra (FITT) Banting Stir ke Pertambangan Nikel
Selain memutuskan untuk likuidasi, pihaknya telah menunjuk likuidator yakni Deddy Irfandy untuk melakukan semua tindakan yang diperlukan sehubungan dengan pembubaran dan likuidasi SIIB, sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar SIIB dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebelumnya, SMGR telah likuidasi anak usaha mereka PT Energi Makmur Agung Sejahtera yang dimiliki oleh Semen Padang. Tak hanya itu SMGR juga tutup PT Ciptanugrah Indonesia dan PT Aroma Cipta Anugrahtama cucu usaha SMGR lewat Solusi Bangun Indonesia.
Ini artinya pembubaran entitas bisnis SMGR telah dilakukan kepada empat unit bisnis. Sebelumnya Danantara berencana memangkas 1.077 BUMN menjadi 200 perusahaan demi efisiensi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














