kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Selain pembukaan PSBB, ini sentimen penggerak IHSG sepanjang Juni 2020


Minggu, 14 Juni 2020 / 20:05 WIB
ILUSTRASI. Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2020). IHSG dibuka menguat 32,16 poin atau 0,71 persen ke posisi 4.578,11 pada pukul 09.25 WIB. ANTARA F


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia juga berpotensi meningkat dan akan mendorong IHSG untuk menguat. Sebagai gambaran, cadangan devisa Indonesia pada Mei 2020 bertambah US$ 2,62 miliar menjadi US$ 130,5 miliar.

Peningkatan ini meneruskan tren kenaikan April 2020 yang naik US$ 7,18 miliar menjadi US$ 127,88 miliar.

Tidak ketinggalan, IHSG juga akan dipengaruhi oleh rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia yang akan menentukan suku bunga acuan atau BI - 7 Days Reverse Repo Rate (BI-7DRRR).

Baca Juga: Indeks BUMN20 melejit 8,43% selama Juni 2020, saham apa saja yang jadi pendorongnya?

Terakhir, kebijakan fiskal dan moneter dari negara-negara di dunia juga akan menyetir gerak IHSG bulan ini.

Sehingga, Nafan memproyeksi IHSG akan bergerak di rentang minimal 4.710-5.150 dan rentang maksimal di kisaran 4.500-5.300 sepanjang periode Juni hingga Agustus 2020. “Seyogianya masih ada peluang ditutup di zona positif,” pungkas Nafan.

Sementara prediksi Hendriko, jika penambahan kasus positif Covid-19 dapat ditekan kembali, IHSG memiliki potensi menguat ke kisaran 5.500-5.700 di akhir Juni 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×