kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Sektor Saham Ini Memimpin Indeks Sektoral, Simak Prospek dan Rekomendasinya


Selasa, 08 Februari 2022 / 06:50 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI),


Reporter: Kenia Intan | Editor: Yudho Winarto

Risiko koreksi memungkinkan terjadi nantinya, melihat kinerja kuartal I tahun ini. Apabila gagal melebihi tahun lalu, maka ada kemungkinan investor mengurangi posisi pada saham-saham di kedua sektor tersebut.

Ivan justru melihat, sektor yang melorot sejak awal tahun lebih menarik. IDX Sector Technology (sektor teknologi),  IDX Sector Properties&Real Estate (sektor properti&real estate), dan IDX Sector Infrastructur (sektor infrastruktur) berpeluang mengakhiri fase koreksi.

"Sektor properti&real estate serta sektor infrastruktur mulai menguat mengindikasikan adanya potensi terjadi rotasi sektoral," ungkapnya kepada Kontan.co.id.

Baca Juga: Ini Rekomendasi Saham yang Bisa Dicermati Usai IHSG Menyentuh All Time High

Sekadar informasi,  sejumlah sektor mencatatkan pergerakan yang lesu sejak awal tahun. Walaupun memerah, penurunannya tidak ada yang mencapai dua digit.

Sebut saja sektor teknologi yang melorot 8,57% ytd. Ada juga sektor properti&real estate yang menurun 4,53%. Setelahnya disusul sektor infrastruktur yang tertekan 3,31% ytd.

Sektor-sektor yang lesu itu telah mengalami tekanan jual yang membuat valuasinya lebih murah. Ini bisa menjadi daya tarik bagi pelaku pasar untuk mulai melakukan akumulasi beli.

Oleh karenanya, terhadap sektor-sektor yang lesu itu, bisa dilakukan akumulasi secara bertahap untuk tujuan investasi setidaknya dalam setahun ke depan.

Di sisi lain, saham sektor keuangan khususnya perbakan juga atraktif. Apalagi, beberapa bank yang sudah merilis laporan keuangannya membukukan kinerja yang memuaskan. Pada perdagangan hari ini pun, saham perbankan mendominasi 10 besar total nilai transaksi terbesar di pasar.




TERBARU

[X]
×