kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Sektor Properti Dihantui Kenaikan Suku Bunga, Intip Rekomendasi Sahamnya


Rabu, 06 Juli 2022 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Sales menawarkan rumah dalam pameran Indonesia Propety Expo 2019 di Jakarta, Minggu (28/7). Sektor Properti Dihantui Kenaikan Suku Bunga, Intip Prospek dan Rekomendasinya. KONTAN/Baihaki/28/7/2019


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tendi Mahadi

Dia menyarankan untuk investor yang berminat di sektor ini bisa mulai cicil beli. Namun, untuk jangka pendek perlu timing yang lebih tepat, bisa tunggu pembalikan tren terlebih dahulu. 

"Meski begitu secara valuasi kami melihat saat ini sudah cukup murah, hanya saja kondisi pasar yang masih bergejolak dan outlook sektoral yang masih cenderung negatif membuat para investor belum tertarik untuk mengoleksinya," jelas dia. 

Dari seluruh sektor properti, lanjut Pandhu, saham CTRA, BSDE dan PWON masih cukup menarik. Hal ini berdasarkan tingkat likuiditas dan profitabilitas yang relatif lebih kuat dibanding industri.  

Sementara itu, Analis Indo Premier Sekuritas Mino menilai sektor properti mulai berangsur membaik dibandingkan tahun lalu seiringan dengan membaiknya mobilitas penduduk. Dia tidak menyangkal kenaikan suku bunga memang menjadi sentimen negatif bagi sektor ini. 

“Kalau ekspektasinya suku bunga akan naik 100 bps hingga akhir tahun, itu masih cukup bagus dan tidak terlalu negatif bagi sektor properti,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×