CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.630   64,00   0,36%
  • IDX 6.491   -98,43   -1,49%
  • KOMPAS100 854   -12,54   -1,45%
  • LQ45 647   -9,36   -1,43%
  • ISSI 226   -4,13   -1,80%
  • IDX30 359   -5,35   -1,47%
  • IDXHIDIV20 447   -5,12   -1,13%
  • IDX80 97   -1,44   -1,46%
  • IDXV30 125   -1,42   -1,12%
  • IDXQ30 115   -1,71   -1,46%

Sejumlah perusahaan batubara pasang strategi ini hadapi penurunan pendapatan


Senin, 04 November 2019 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. Alat berat atau dump truck pama persada mengeruk dan membawa batubara di pertambangan PT Adaro Indonesia ditambang Tutupan Tabalong Kalimantan Selatan (19/6).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Dessy Lapagu mengatakan, saat ini emiten batubara masih sensitif terhadap harga batubara global. Dessy mengatakan, tren harga batubara dunia masih akan melemah dalam jangka panjang.

"Faktor efisiensi menjadi pendukung kinerja para emiten batubara," ujar Dessy, Jumat (1/11).

Di sisi lain, Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Alfred Nainggolan mengatakan, pelemahan harga batubara kemungkinan mulai terbatas.

Baca Juga: Kinerja emiten batubara loyo di kuartal III 2019, pebisnis putar otak

Artinya, ruang penurunan dari harga jual batubara emiten juga kemungkinan terbatas, ujar Alfred. Peningkatan volume produksi di tahun ini bisa mendorong penjualan di tahun 2020.

Namun, pendapatan mungkin tak terdongkrak tinggi jika harga batubara tetap tertekan.Keduanya, melihat ada prospek positif saham PTBA.

Menurut Alfred, karena PTBA memiliki konsistensi produksi yang cukup baik. Sedangkan menurut Dessy, seiring dengan naiknya kontribusi high calorie coal yang memiliki harga jual lebih tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×