kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Sarana Menara Nusantara berniat membagikan dividen Rp 1,2 triliun


Kamis, 29 Maret 2018 / 07:30 WIB


Reporter: Agung Jatmiko, Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemegang saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) bersiap menadah rezeki tambahan. Sebab, emiten ini berniat membagikan dividen tahun buku 2017 senilai total Rp 1,2 triliun.

Dengan asumsi itu, maka dividen per saham TOWR senilai Rp 117,61. Mengacu harga saham penutupan kemarin di posisi Rp 3.370 per saham, maka yield dividen TOWR sebesar 3,49%.

Manajemen TOWR akan meminta persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), yang dijadwalkan pada 30 April 2018. "Dividen ini nilainya Rp 1,2 triliun di tengah perusahaan ekspansi dengan pertumbuhan organik dan anorganik pada tahun ini," ungkap Adam Gifari, Wakil Direktur Utama Sarana Menara Tbk kepada KONTAN, Rabu (28/3).

Emiten Grup Djarum ini memutuskan membagikan dividen lantaran kinerja keuangannya masih positif. Sepanjang tahun lalu, TOWR mencatatkan laba bersih senilai Rp 2,10 triliun. Jumlah ini melemah tipis 1,41% year-on-year (yoy). Sedangkan pendapatannya masih tumbuh 5,74% (yoy) menjadi Rp 5,34 triliun.

Kepala Riset Koneksi Kapital Sekuritas, Alfred Nainggolan menilai, saham TOWR masih menarik untuk dilirik investor. Sebab, sektor usahanya masih didominasi oleh dua pemain, yakni PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) dan TOWR.

Jika dibandingkan TBIG, valuasi TOWR masih lebih murah, sehingga menarik untuk dikoleksi. Apalagi secara fundamental, bisnis TOWR cukup menjanjikan.

Alfred juga melihat TOWR percaya diri dengan pendanaan di masa mendatang. Ini terlihat dari rencana TOWR membagi dividen Rp 1,2 triliun atau 55% dari laba bersih. "Itu artinya manajemen punya keyakinan kuat bahwa pendanaan untuk operasional maupun aksi korporasi di masa mendatang tidak ada masalah," ungkap Alfred.

Jika melihat pergerakan sahamnya, harga TOWR memang cenderung turun dan kemarin berada di level terendah sejak awal tahun, yaitu Rp 3.370 per saham. Meski demikian, Alfred merekomendasikan beli TOWR dengan target Rp 4.060 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×