kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Samin Tan bayar utang, BORN terhindar gagal bayar


Jumat, 06 Februari 2015 / 19:49 WIB
Samin Tan bayar utang, BORN terhindar gagal bayar
ILUSTRASI. Untuk menu akhir pekan bareng keluarga, mari memasak menu Ikan Bumbu Taliwang


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Tedy Gumilar

JAKARTA. PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) mengklaim telah terhindar dari default atau gagal bayar. Pemilik BORN, Samin Tan telah membayar utang sebesar US$ 200 juta ke Standard Chartered (Stanchart). Pembayaran itu merupakan bagian dari plafon utang BORN ke Stanchart yang mencapai US$ 1 miliar.

"Jadi tidak ada gagal bayar apapun," ujar Ken Allan, Direktur Keuangan BORN, seperti dikutip Reuters, Rabu (5/2). Ia mengatakan, Stanchart telah sepakat di tahun lalu untuk mempermudah persyaratan dan memperpanjang tenor pinjaman. Allan mengklaim, BORN memiliki hubungan yang cukup baik dengan para krediturnya. 

Ia bilang, tahun lalu, BORN sudah membayar setengah nilai pokok utang ke Raiffeisen Bank sebesar US$ 112 juta. BORN juga telah membayar utang Stanchart sebesar US$ 87 juta yang berasal dari dividen Asia Resources Mineral Pls (ARMS). 

Stanchart memang tidak memberikan izin restrukturisasi utang senilai US$ 1 miliar kepada BORN secara cuma-cuma. BORN harus memberikan 4% saham perseroan kepada Stanchart. BORN nantinya akan menggelar rights issue sebesar 4% dari modal disetor dan ditempatkan, untuk kemudian diserap oleh Stanchart. 

Hal ini dianggap sebagai insentif atas proposal restrukturisasi utang yang diajukan. Kesepakatan  tersebut diteken kedua belah pihak pada 24 Maret 2014 dalam perjanjian perubahan dan pernyataan kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×