kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Sambut January effect 2020, berikut rekomendasi analis


Minggu, 29 Desember 2019 / 19:11 WIB
Sambut January effect 2020, berikut rekomendasi analis
ILUSTRASI. Karyawan berjalan di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12/2019). Sambut January Effect pada awal 2020, analis memprediksi IHSG akan terdongkrak sebulan ke depan.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Noverius Laoli

Selain agrikultur, menurut Chris emiten-emiten dari sektor consumer juga menarik untuk diakumulasi dan saham-saham berkapitalisasi pasar besar yang selama 5 tahun ini terlihat masih sideways.

“Selain CPO, emiten-emiten komoditas, consumer, saham big cap, dan property juga menarik untuk dikoleksi,” ujarnya, Minggu (29/11).

Baca Juga: Proyeksi analis terhadap pergerakan IHSG pada akhir 2019

Chris menambahkan, pelaku pasar juga bisa mencemati saham-saham yang sudah terkoreksi cukup murah dan uptrend seperti GGRM dengan target harga 65.000, UNTR dengan target harga 25.000, SIMP dengan target harga 450, dan TLKM dengan target harga 4.400 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×